13 February 2013

MENYIKAPI MARAKNYA MODUS PENIPUAN MELALUI SMS

Beberapa waktu yang lalu, di berbagai media elektronik ataupun cetak banyak diberitakan tentang tertangkapnya para pelaku penipuan melalui SMS (short message service) alias layanan pesan singkat. Yah... mungkin juga sahabat pernah menerima SMS dari nomor asing yang menyatakan penerimanya sebagai pemenang undian berhadiah dari operator seluler yang sahabat gunakan atau modus berupa sms dari seseorang yang tiba-tiba mengaku sebagai orang terdekat kita dan mengkondisikan dirinya pada situasi darurat kemudian meminta untuk diisikan pulsa dengan jumlah tertentu. Lalu yang terbaru, kebetulan smsnya baru saja masuk ke handphone saya berbunyi seperti ini " Ini rekening Bank milik fulan bin fulan, no/rek: 000-000-0000 sms kalau sudah dikirim". Sebagai penerima SMS semacam ini tentunya akan bertanya-tanya karena tidak pernah merasa akan melakukan transaksi apapun baik dengan seseorang atau melalui Bank.

Semua fakta yang telah saya paparkan tersebut, adalah modus penipuan yang memanfaatkan moment (kondisi) yang kebetulan sama dengan penerima SMS. Misalkan saja sahabat memang seorang pebisnis yang biasa melakukan transaksi uang melalui Bank dan pada saat yang bersamaan sedang menunggu sms nomor rekening dari rekananan baru, maka dapat dipastikan kondisi seperti inilah yang menjadi incaran si pengirim SMS.

Pengirim SMS ini dalam melancarkan aksinya menggunakan metode mengacak nomor handphone dan bom sms, jadi targetnya bisa siapa saja. Karena terdorong rasa penasaran, saya pernah membalas SMS penipuan tersebut tetapi nomor pengirim ternyata sudah tidak aktif. Takut terlacak juga ternyata ! hehe...padahal bagi pihak yang berwajib untuk melacak pelakunya sebenarnya bukanlah hal yang sulit. Mungkin saja hal ini belum terungkap karena minimnya laporan yang masuk walaupun korbannya sudah banyak.

Ada beberapa tips sederhana yang bisa sahabat gunakan dalam menyikapi penipuan melalui SMS ini :

1. Jangan pernah terpancing dengan isi SMS yang sumbernya tidak jelas, seperti : undian berhadiah, transfer pulsa, transfer uang ke nomor rekening tertentu dan sebagainya, abaikan saja SMS tersebut.

2. Hindari sikap tergesa-gesa dan selalu mengcroscek sumber pengirim SMS yang sahabat terima, untuk poin ini lebih kepada kondisi yang kebetulan sama seperti yang  telah saya paparkan di atas.

3. Laporkan kepada pihak yang berwajib (polisi) Jika sahabat terlanjur melakukan transfer uang pada nomor rekening si penipu, jangan pernah malu untuk melapor walaupun kerugian tersebut jumlahnya tidak seberapa besar.
Semoga informasi singkat ini dapat menjadikan kita lebih waspada dengan berbagai modus penipuan yang disebarkan melalui SMS dan bagi pihak yang berwajib ditunggu aksinya dalam mengungkap/menangkap para pelakunya.

Written by: goez ini
Tips dan Trik, Updated at: 9:26 PM

2 comments:

  1. Saya juga kena imbasnya berkali2 dimintai pulsa, menurut saya Pelaku menggunakan SMS E-Caster atau semacamnya, HAti2 jangan sampai terkecoh

    ReplyDelete
  2. Arti @ Bener sob, sudah banyak yg menjadi korban..Semoga aja pelakunya banyak yg tertangkap

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar dengan bijak dan sopan. Kritik dan saran Anda adalah masukan berarti bagi saya.