08 December 2013

EFEK GOOGLE SANDBOX DAN USAHA MENGATASINYA

Bagi sobat yang baru saja menekuni kegiatan ngeblog istilah Google sandbox mungkin masih terdengar asing. Hal tersebut menjadi pokok bahasan saya kali ini karena kondisi yang dialami blog Tips dan Trik ini, dimana pengunjungnya sejak  bulan Juni lalu mengalami penurunan yang cukup drastis dan sampai dengan tulisan ini saya buat hal tersebut masih berlanjut. Akhirnya sayapun mencoba mencari penyebabnya, dari beberapa sumber disebutkan bahwa penurunan visitor sebuah website/blog disebabkan oleh dampak dari Google sandbox selain faktor lainnya, hal tersebut diperkuat dengan pengecekan saya pada Google.com ataupun Google.co.id untuk artikel yang awalnya berada pada halaman satu, setelah dicari sampai halaman lima sekalipun artikel tersebut tetap tidak ditemukan. Akhirnya sayapun mencoba memperkuat asumsi tersebut dengan pemeriksaan langsung pada Google sandbox checker, dan ternyata hasil yang keluar positif dengan keterangan sebagai berikut :

ΚΌΚΌYour site is still in google Sandbox. Contact support@searchenginegenie.com to get you out   of Sandbox.

Untuk lebih mendalami masalah ini, saya mencoba mengutip artikel dari Wikipedia.org berikut ini : 

While the presence of the Google Sandbox has been long debated, Google has made no direct disclosure on the matter. However, as the sandbox effect almost certainly refers to a set of filters in play for anti-spam purposes, it is unlikely Google would ever provide details on the matter. In one instance though, Google's John Mueller, has mentioned that "it can take a bit of time for search engines to catch up with your content, and to learn to treat it appropriately. It's one thing to have a fantastic website, but search engines generally need a bit more to be able to confirm that, and to rank your site - your content - appropriately". This could be understood as the cause for the sandbox effect.

Bila diterjemahkan kira-kira adalah : Masalah Google sandbox sebenarnya telah menjadi perdebatan yang panjang karena pihak Google sendiri tidak mengungkapkan secara langsung tentang masalah ini. Akan tetapi Google sandbox ini dapat mengacu pada kebijakan Google untuk menyaring web-web spam atau ada juga yang menyebutkan kalau efek sandbox ini disebabkan oleh manipulasi sebuah web dalam meningkatkan status mereka pada mesin pencari. Hal inilah yang menyebabkan artikel sebuah blog tiba-tiba hilang pada halaman pencarian walaupun pada awalnya memiliki posisi yang bagus dengan pencarian berbagai kata kunci yang berbeda.

Namun penjelasan tersebut masihlah terasa kurang lengkap karena blog yang saya kelola ini sama sekali tidak pernah melakukan kegiatan spam ataupun menggunakan teknik-teknik blackhat yang melanggar TOS. Kalau sudah demikian, lalu apa kira-kira yang menjadi penyebabnya? ataukah mungkin saja kita secara tidak sengaja melakukan beberapa hal berikut yang dianggap melanggar aturan Google seperti :
1. Terlalu banyak mengulang kata kunci yang sama pada artikel blog.
2. Melakukan Ping sesaat setelah mempublish artikel.
3. Submit artikel ke berbagai Social media.
4. Dianggap meng-copy tulisan blog lain, padahal malah sebaliknya artikel di blog inilah yang sering di copas oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab tanpa memberikan kredit point (back link).

Namun apapun yang terjadi, saya tetap konsisten pada kegiatan ngeblog. Apa jadinya bila semua usaha yang kita bangun dari awal hanya akan terhenti oleh hal ini. Bagi rekan-rekan yang kebetulan mengalami hal yang sama dengan saya, mungkin dapat menggunakan beberapa cara berikut untuk keluar dari penjara pasir si mbah :
1. Mengedit artikel yang memiliki kata kunci yang sama dan berulang-ulang.
2. Untuk sementara berhenti dulu melakukan berbagai kegiatan yang mengarah pada SEO of page.
3. Fokus pada pembenahan blog terlebih dahulu dengan menguragi berbagai link keluar, bisa jadi hal ini bersumber dari iklan yang kita pasang.
4. Buatlah sebuah artikel yang membahas masalah Google sandbox seperti yang sedang saya lakukan ini, jangan lupa juga memberikan beberapa link seperti yang dapat anda lihat pada tulisan ini.
5. Jika ada perbaiki semua error (link rusak atau duplikasi meta) yang ditemukan pada Webmaster Google.
6. Resubmit sitemap pada WG agar robot google dapat merayapi ulang seluruh artikel yang ada pada blog.
7. Tetap optimis dan berdoa agar dapat keluar dari efek yang tidak mengenakkan ini.

Demikianlah sedikit ulasan saya tentang pengalaman berada pada Google sandbox. Semoga tulisan ini bisa menjadi referensi sobat semua dan kalau ada hal-hal yang masih dirasakan kurang, saya berharap anda dapat menambahkannya pada kolom komentar. Harapan saya semoga saja trafik blog ini bisa kembali normal seperti sedia kala.

Written by: goez ini
Tips dan Trik, Updated at: 12:14 AM

2 comments:

  1. Resubmit sitemap pada WG agar robot google dapat merayapi ulang seluruh artikel yang ada pada blog.

    itu maksudnya gimana gan ?

    ReplyDelete
  2. Resubmit, artinya menghapus kemudian memasukkan kembali sitemap yang telah terpasang pada Webmaster Google, sob.

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar dengan bijak dan sopan. Kritik dan saran Anda adalah masukan berarti bagi saya.