14 January 2014

USAHA MENGOPTIMALKAN KECEPATAN LOADING BLOG

Siapa sih yang tidak suka dengan loading blog yang cepat? saya berani menjamin 100 % jawaban adalah semua pengguna internet. Bagi seorang pengelola blog hal ini juga termasuk prioritas utama, karena loading blog yang ringan akan diikuti pula oleh peningkatan page view artikel-artikel yang anda tawarkan. Logikanya adalah pengunjung akan merasa betah berlama-lama untuk membuka berbagai artikel yang menurutnya menarik tanpa harus menunggu lama.

Terdapat dua hal utama yang mempengaruhi kecepatan loading sebuah blog, yaitu :  

1. Faktor eksternal, yang saya maksudkan disini adalah koneksi internet pengguna yang bervariasi, tingkat kepadatan hosting/server baik itu berbayar atau gratisan dan jenis browser yang digunakan masing-masing pengguna juga ikut menjadi penentu.

2. Faktor internal, adalah segala sesuatu yang berasal dari dalam blog itu sendiri hal ini mencakup seluruh properti yang digunakan pada blog seperti : template, kapasitas gambar, penggunaan CSS dan Javascript, penempatan atau pengaturan widget dan lain-lain. Kita akan mencoba fokus pada faktor kedua ini saja...

a. Pemilihan template
Template adalah kerangka atau bisa juga diistilahkan sebagai rumah kosong yang nantinya akan diisi dengan berbagai perabot. Perbedaannya adalah setiap template memiliki ukuran berat yang berbeda-beda, semakin bagus dan terlihat mewah sebuah template (dengan berbagai aksesoris) maka ukurannyapun semakin besar walaupun begitu bukan berarti template sederhana tidak bisa terlihat indah :). Menurut saya pribadi adalah batas normal sebuah template adalah 60 Kb, lebih dari itu maka loading akan terasa lebih berat jadi kita dituntut lebih selektif dalam memilih template. Sekedar untuk menambah referensi, anda juga dapat membaca artikel saya sebelumnya :



b. Penggunaan gambar
Kalau mau jujur penggunaan gambar ini tidak akan pernah bisa dihindari oleh sebuah blog, hal yang paling umum ditemukan adalah penggunaan gambar pada bagian header dan background template. Bagian inilah yang paling dahulu terbaca pada saat browser membuka blog anda. Jika memang tidak mungkin untuk dilepaskan maka usahakanlah agar gambar tersebut memiliki ukuran yang kecil. Hal ini juga berlaku pada gambar yang masukkan sebagai pelengkap sebuah artikel. Saat ini banyak tool yang bisa digunakan untuk mengkompres gambar, anda juga dapat membaca artikel saya yang berkaitan dengan hal ini :




c. CSS dan Javascript
Cascading Style Sheet (CSS) adalah rangkaian aturan bahasa HTML yang digunakan untuk mengatur tampilan sebuah blog, pada struktur template letaknya diantara <b:skin>.........dan  </b:skin>. Bagian ini juga memiliki kontribusi pada kecepatan akses blog. Mungkin banyak rekan-rekan yang mengkompres CSS blognya untuk agar kode ini lebih cepat terbaca, hanya saja dari pengalaman saya menggunakan beberapa tool hasilnya kurang memuaskan karena tampilan blog ikut berubah, penyebabnya adalah tool tersebut ternyata mengkonversi kode asli. Saran saya gunakanlah tool compress yang hanya berfungsi untuk menghilangkan spasi yang tidak perlu diantara kode. Anda dapat mencoba yang satu ini : Textfixer Commpressor . Demikian pula dengan semua Javascript yang terdapat pada template, gunakanlah tool tersebut untuk lebih memperkecil ukurannya.

d. Penempatan dan pengaturan widget
Dari hasil percobaan saya selama ini jumlah widget akan berpengaruh besar pada kecepatan loading blog, baik yang berasal dari script iklan, banner ataupun widget pemanis lainnya. Tanpa bermaksud untuk menggurui pembaca, akan lebih baik bila anda hanya memasang widget yang benar-benar penting saja semisal : Popular post, Arsip, fasilitas pencarian atau artikel berlangganan. Demikian pula halnya dengan iklan, bila terlalu berlebihan juga akan berdampak kurang baik. Bila memungkinkan, aturlah widget yang menggunakan javascript pada posisi bawah blog hal berarti kita meminta browser untuk lebih dahulu membuka artikel kemudian baru diikuti oleh pembacaan berbagai widget.

Bila semua item tersebut sudah dirasa optimal, sekarang saatnya untuk mengetes seberapa cepat loading blog anda. Kita dapat memanfaatkan Google pagespeed insights sebuah tool gratis milik Google yang akan mengalisa kecepatan sebuah blog pada mode dekstop dan seluler yang masing-masing akan memiliki skor tertentu, semakin mendekati angka 100 maka dapatlah disimpulkan kecepatan  blog tersebut sudah optimal. Bila belum, maka anda dapat mengikuti berbagai saran perbaikan pada tool tersebut.

Mungkin hanya itu saja yang bisa saya sampaikan dalam kesempatan kali ini, bila sahabat memiliki pengalaman yang berbeda dalam optimasi ini jangan sungkan-sungkan untuk memberi komentarnya.

Written by: goez ini
Tips dan Trik, Updated at: 12:35 AM

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan bijak dan sopan. Kritik dan saran Anda adalah masukan berarti bagi saya.